Panduan Lengkap Memasang Kode Iklan AdMob Pada Aplikasi Android

Jadi kamu sudah berhasil membuat sebuah aplikasi android dan ingin mendapatkan uang dari aplikasi kamu tersebut. OK, dalam artikel ini kita akan belajar bagaimana meng-integrasikan (memasang kode iklan) AdMob kedalam aplikasi android. Setelah selesai membaca panduan ini, kamu akan bisa memasang 3 macam iklan admob ke dalam aplikasi kamu, yakni: Banner Ads, Interstitial Ads, dan Rewarded Video Ads. Yakni dengan cara menyelaraskan (integrating) admob dengan memakai Firebase

Setting Up AdMob

Pastikan aplikasi kamu sudah terhubung dengan Firebase. Ini adalah langkah-langkah untuk mrnambahkan Firebase ke dalam project aplikasi kamu.

Selanjutnya, kamu perlu untuk mendaftar akun AdMob. Jika kamu belum punya akun AdSense, maka kamu perlu mendaftar sebagai publisher AdSense terlebih dahulu. Cek artikel ini untuk melihat bagaimana cara membuat akun AdMob dan AdSense secara lengkap.

Ingatlah untuk mendaftar akun AdMob dengan akun yang sama yang akan dipakai untuk mendaftar/login akun Firebase.

Jika kamu sudah mempunyai akun, kamu bisa masuk ke situs AdMob dan membuka dashboard AdMob. Langsung saja buka menu Apps > Add App > Isi informasi yang diminta AdMob > Klik pada Add.

Jika kamu sudah selesai mengkonfigurasikan Firebase dan AdMob dan sudah membuat aplikasimu sendiri, kamu perlu menautkan aplikasi yang ada di AdMob ke akun Firebase.

Pilih aplikasi yang baru kamu tambahkan di AdMob, buka menu App Settings. Di bagian bawah App Info l, kamu akan melihat pilihan untuk menautkan aplikasi dengan Firebase.

Klik pada ‘LINK TO FIREBASE’, akn keluar jendela munculan yang menyurih kamu untuk menentukan package name dari aplikasi kamu (mis: com.google.android.chrome), masukkan package name sesuai dengan aplikasi yang kamu buat. Jika kamu mengalami masalah dalam menautkan aplikasi Firebase, ini adalah halaman panduan resmi dari Google.

Dalam build.gradle aplikasi kamu, tambahkan dependensi Mobile Ads SDK:

compile 'com.google.firebase:firebase-ads:12.0.0'

Kamu perlu meng-inisiasi Mobile Ads SDK, lakukan ini pada salah satu activities ketika aplikasi berjalan/digunakan. Hal ini sebaiknya dilakukan terlebih dahulu sebelum menampilkan iklan.

public class MainActivity extendsAppCompatActivity {
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.activity_main);
        // Sample AdMob app ID: ca-app-pub-3940256099942544~3347511713
        MobileAds.initialize(this,"YOUR_ADMOB_APP_ID");
    }
}

Sekarang untuk menjajal apakah iklan bisa tampil, kamu bisa memakai contoh AdMob app ID yang sudah disediakan oleh Google yakni:

ca-app-pub-3940256099942544~3347511713
Sehingga nantinya kodenya akan menjadi seperti dibawah ini:
MobileAds.initialize(this, "ca-app-pub-3940256099942544~3347511713");
Nah, sesudah semua persiapan selesai, kita bisa membuat iklan agar dirampilkan dalam aplikasi yang kamu buat.

Membuat Iklan Banner (Banner Ads)

Untuk menambahkan Banner Ad di semua activity/fragment kamu harus memakai AdView. Tambahkan kode berikut dalam file layout kamu:

<RelativeLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android" xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools" android:layout_height="match_parent" android:layout_width="match_parent">
 <com.google.android.gms.ads.AdView xmlns:ads="http://schemas.android.com/apk/res-auto" android:id="@+id/adView" android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:layout_centerHorizontal="true" android:layout_alignParentBottom="true" ads:adSize="BANNER" ads:adUnitId="ca-app-pub-3940256099942544/6300978111">
 </com.google.android.gms.ads.AdView>
</RelativeLayout>

Ada dua parameter berbeda yang perlu kamu perhatikan di sini, adUnitId and adSize.

adUnitId adalah ID unik (unique ID) yang mengidentifikasikan unit iklan tunggal kamu. ID yang dipakai dalam contoh kode di atas merupakan ID unit iklan tes yang disediakan oleh Google. Pastikan bahwa kamu selalu menggunakan unit iklan test di atas ketika masih dalam masa percobaan atau masih dalam pengembangan. ID unit iklan yang asli hanya boleh dipakai jika sudah dalam proses produksi atau jika aplikasi sudah akan disebarkan. Nanti akan kita berikan cara membuat ID iklan AdMob yang sebenarnya di bagian akhir artikel.

Banner test ID dari Google adalah:

ca-app-pub-3940256099942544/6300978111

adSize menentukan ukuran iklan banner kamu, yang mencakup banyak variasi ukuran iklan yang bisa kamu lihat di sini.

Kamu juga boleh menambahkan sebuah AdView secara dinamis dalam kode yang kamu buat.

AdView adView = new AdView(this);
adView.setAdSize(AdSize.BANNER);
adView.setAdUnitId("ca-app-pub-3940256099942544/6300978111");
viewGroup.addChild(adView); //Or any other way your like

Memuat Iklan

Setelah menambahkan elemen AdView, sekarang kita bisa memuat sebuah iklan kedalamnya dengan cara menambahkan kode:

public class MainActivity extendsAppCompatActivity {
 private AdView mAdView;
 protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
  super.onCreate(savedInstanceState);
  setContentView(R.layout.activity_main);
  MobileAds.initialize(this,"ca-app-pub-3940256099942544~3347511713");
  mAdView = findViewById(R.id.adView);
  AdRequest adRequest = newAdRequest.Builder().build();
  mAdView.loadAd(adRequest);
  }
}

Dapatkan referensi ke adView, buatlah sebuah objek AdRequest, muatlah iklan dengan callingloadAd pada referensi AdView kemudian lemparkan adRequest ke dalamnya

Menangani ad events

Iklan yang ditampilkan dimuat dengan koneksi internet sehingga ada kemungkinan saat pengguna aplikasi tidak terhubung dengan internet atau saat kondisi jaringan tidak stabil iklan gagal dimuat alias iklan admob tidak muncul. Di sini kamu mungkin ingin mengetahui apakah iklan yang diminta sudah dimuat sepenuhnya atau belum. Nah, AdMob juga menyediakan beberapa callbaks (pemanggilan ulang) untuk semua tipe unit iklan.

Untuk keperluan ini, kamu bisa memakai AdListener untuk mengetahui keadaan iklan dan event lainnya dengan kode berikut:

mAdView.setAdListener(new AdListener() {
 @Override
 public void onAdLoaded() {
 // Code to be executed when an ad finishes loading.
 }
 @Override
 public void onAdFailedToLoad(int errorCode){
 // Code to be executed when an ad request fails.
 }
 @Override
 public void onAdOpened() {
 // Code to be executed when an ad opens an overlay that
 // covers the screen.
 }
 @Override
 public void onAdLeftApplication() {
 // Code to be executed when the user has left the app.
 }
 @Override
 public void onAdClosed() {
 // Code to be executed when when the user is about to return
 // to the app after tapping on an ad.
 }
});

Note: Pastikan untuk selalu memaka test Ad ID ketika kamu mencoba memakai aplikasi buatanmu sendiri! Kamu tidak diperbolehkan memakai ID kode iklan yang kamu peroleh dari AdMob ketika aplikasi buatanmu masih dalam tahap testing/pengembangan. Jika kamu nekat, resiko banned menanti.

Jika pemuatan iklan berhasil, kamu akan melihat tampilan seperti di bawah:

Membuat Iklan Interstitial (Interstitial Ads)

Ketika membuat iklan interstitial, kita tidak perly mendefinisikan tampilan (view dalam file layout. Jenis iklan ini hanya bisa dibuat secata programatically.

Buatlah sebuah variable umum untuk InterstitialAd, inisiasi variable tersebut dalam onCreate dan tentukan AdUnitId.

public class MainActivity extends Activity {
    private InterstitialAd mInterstitialAd;
    @Override
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.activity_main);
        MobileAds.initialize(this,"ca-app-pub-3940256099942544~3347511713");
        mInterstitialAd = new InterstitialAd(this);
        mInterstitialAd.setAdUnitId("ca-app-pub-3940256099942544/1033173712");
    }
}

Google juga menyediakan testing id untuk interstitial ad, pastikan selalu memakai ID ini ketika mencoba/men-debug aplikasi buatanmu
ca-app-pub-3940256099942544/1033173712
Sekarang kita perlu memuat iklan agar tampil di aplikasi dengan kode:
mInterstitialAd.loadAd(newAdRequest.Builder().build()); Untuk melakukannya kamu perlu memeriksa apakah iklan sudah dimuat sebelum menampilkannya kepada pengguna.

button.setOnClickListener(newView.OnClickListener() {
    @Override
    public void onClick(View v) {
        if (mInterstitialAd.isLoaded()) {
            mInterstitialAd.show();
        }
    }
});
mInterstitialAd.setAdListener(new AdListener(){
    @Override
    public void onAdLoaded() {
        // Code to be executed when an ad finishes loading.
    }
    @Override
    public void onAdFailedToLoad(int errorCode){
        // Code to be executed when an ad request fails.
    }
    @Override
    public void onAdOpened() {
        // Code to be executed when the ad is displayed.
    }
    @Override
    public void onAdLeftApplication() {
        // Code to be executed when the user has left the app.
    }
    @Override
    public void onAdClosed() {
        // Code to be executed when when the interstitial ad is closed.
    }
});

Lihat video ini untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas saat mengimplementasikan iklan interstitial. Jika sukses, iklan akan terlihat seperti berikut ini:

Rewarded Video Ads

Sekarang kita akan mencoba memasang iklan video yang bisa digunakan untuk memberi hadiah (jika dalam game, bisa berupa item tertentu) setelah melihat video.

Sama dengan iklan interstitial, kita tidak perlu menambahkan kode apapun ke dalam file layout kita. Jenis iklan ini hanya bisa dipanggil langsung melalui pengkodean.

Buatlah sevuah variable global dari RewardedVideoAd, inisiasi variable tersebut dalam onCreate tentukan AdUnitId.

public class MainActivity extendsAppCompatActivity{
    private RewardedVideoAd mRewardedVideoAd;
    @Override
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.activity_main);
        // Use an activity context to get the rewarded video instance.
        mRewardedVideoAd =MobileAds.getRewardedVideoAdInstance(this);
    }
}

Sekarang buatlah instance dari RewardedVideoAd. Cara pemanggilannya agak berbeda dengan jenis iklan lainnya, yakni dengan memakai MobileAds.getRewardedVideoAdInstance(this);

Untuk memuat tipe iklan RewardedVideoAd kamu perlu memanggil dengan fungsi theloadAd(adUnitId, AdRequest) dalam object iklan.

private void loadRewardedVideoAd() {
    mRewardedVideoAd.loadAd("ca-app-pub-3940256099942544/5224354917",
            new AdRequest.Builder().build());
}

Google juga sudah menyediakan a id iklan untuk mencoba iklan video, pastikan untuk memakai ID ibi ketika melakukan testing atau sedang men-debug applikasimu.

ca-app-pub-3940256099942544/5224354917

Untuk jenis iklan yang lain, kamu bisa menampung berbagai event iklan dengan menyiapkan wadahnya terlebih dahulu aRewardedVideoAdListener  usingmRewardedVideoAd.setRewardedVideoAdListener(RewardedVideoAdListener);.

@Override<
public void onRewarded(RewardItem reward) {
    Toast.makeText(this, "onRewarded! currency: " + reward.getType() + "  amount: " +
            reward.getAmount(),Toast.LENGTH_SHORT).show();
    // Reward the user.
}
@Override
public voidonRewardedVideoAdLeftApplication() {
    Toast.makeText(this,"onRewardedVideoAdLeftApplication",
            Toast.LENGTH_SHORT).show();
}
@Override
public void onRewardedVideoAdClosed() {
    Toast.makeText(this,"onRewardedVideoAdClosed",Toast.LENGTH_SHORT).show();
}
@Override
public voidonRewardedVideoAdFailedToLoad(interrorCode) {
    Toast.makeText(this,"onRewardedVideoAdFailedToLoad",Toast.LENGTH_SHORT).show();
}
@Override
public void onRewardedVideoAdLoaded() {
    Toast.makeText(this,"onRewardedVideoAdLoaded",Toast.LENGTH_SHORT).show();
}
@Override
public void onRewardedVideoAdOpened() {
    Toast.makeText(this,"onRewardedVideoAdOpened",Toast.LENGTH_SHORT).show();
}
@Override
public void onRewardedVideoStarted() {
    Toast.makeText(this,"onRewardedVideoStarted",Toast.LENGTH_SHORT).show();
}
@Override
public void onRewardedVideoCompleted() {
    Toast.makeText(this,"onRewardedVideoCompleted",Toast.LENGTH_SHORT).show();
}

Saat iklan berhasil dimuat, akan terlihat seperti gambar berikut:

Membuat kode unit iklan sendiri

Ketika aplikasimu sudah akan disebarluaskan, maka kamu memerlukan id unit iklan yang sebnarnya, bukan kode iklan testing yang sebelumnya kamu pakai. ID unit iklan ini bisa kamu dapatkan dari dashboard akun admob kamu. Jangan pakai kode yang disediakan google untuk testing agar kamu bisa mendapat uang dari aplikasi kamu.

Untuk itu, bukalah AdMob dashboard > pilih Select your application user Apps > Klik pada Ad Units > klik Get Started. Di sini kamu bisa menentukan jenis iklan (AdUnit)yang ingin kamu buat.

Pilih jenis AdUnit yang pingin kamu buat. Dalam contoh ini kita akan membuat sebuah unit iklan banner (banner ad)

Setelah sukses, akan ditampilkan sebuah AdUnitId yang bisa kamu pakai untuk menggantikan ID iklan testing dari Google yang sebelumnya kamu paki saat mengembangkan aplikasi.

Admob Kode Iklan Panduan

Disqus Comments